Hari ini aadalah hari ketiga UAS dan thanks God, semuanya berjalan lancar n aku bisa mengerjakan soal dengan baik, walaupun ada beberapa jawaban terpaksa ( ingat terpaksa hehehehe) lirik kiri kanan minta bantuan tapi itu cuma beberapa nomer lo, dan bertanya ke teman teman tanpa ketahuan dosen adalah keahlian yang membutuhkan ketepatan, keakuratan serta kebisaan membaca bibir jarak jauh ( salut ama yang bisa melakukannnya tanpa melakukan kesalahan n tanpa ketaun dosen) tapi kalo aku tadi sih kayaknya ga terlalu berbakat sehingga hanya samar samar, tapi untunglah aku mengingat semua yang kupelajari tadi malam, sehingga begitu mendengar sedikit klu langsung bisa mengerjakan dengan sempurna hehehehehe.
kemaren nyokap minta gw pulang kuliah singgah ke rumah tante Anna untuk ngambil beberapa pesanan, aku masih ingat ekspresinya ketika sarapan tadi di meja "jangan lupa kamu ke rumah tante Anna, minta aja titipan mama kemaren tar dia pasti langsung memberikannya, dan satu lagi jangan buka bungkusan itu di jalan" dan asli aku melihat pancaran dimata nyokap seperti di film film kartun kalo ada yang berbuat jahat, berkilau berwarna merah aja gitu, tp sekarang gw ga yakin juga beneran ga penglihatan gw pagi tadi itu, atokah hanya dikarenakan gw kebanyakan nonton film kartun??? sehingga gw membayangkan yang tidak tidak hehehehehe. tapi ga pentinglah yang pasti harus segera berangkat ke Dago kalo ga mau ke hujanan, kan bandung akhir akhir ini tak terduga cuacanya, pagi panas terik menghanguskan dan bisa saja siang yang terang benderang itu di gantikan dengan tumpahnya hujan yang amat sangat lebat sehingga menyebabkan kebanjiran di beberapa tempat. tadi pagi Jayanti bercerita tentang rumahnya yang kebanjiran di daerah Margahayu, katanya sih sampe sebatas mata kaki di dalam rumah ( bayangkan ) dan kalo di luar rumah se lutut orang dewasa, kan ngeri aja. tapi untunglah kami tinggal di kawasan Setia Budi ini, tidak pernah kena banjir banjiran dari jaman aku masih kecil dulu, ya ialah coba aja bayangin, kalo Setia Budi banjir maka daerah Margahayu, Dayeuh Kolot sana mungkin dah kelelep kali ya heheheheheh ( amit amit jangan ampe kejadian ) makanya buat para penduduk Bandung harus sadar diri, buanglah sampah pada tempatnya, walo itu hal kecil tapi bisa memberikan pengaruh yang besar pada lingkungan kita lo. karena tugas untuk menjaga kebersihan bukan tanggung jawab tukang sapu aja seperti pendapat beberapa temanku, contohnya Bayu berkata waktu semester 3 " kalo kita ga buang sampah sembarangan maka kasihan para penyapu jalanan, mereka ga akan punya kerjaaan dan mereka akan nganggur " dan menurut gw itu bukanlah jawaban yang tepat tetapi menjurus ke arah kebodohan. ini bukan tentang para pekerja itu tetapi kedisiplinan diri kita masing masing, serta kesadaran kita untuk menjaga lingkungan kita.
tetapi emang dasar merekanya yang tidak mau perduli tetep aja membuang sampah sembarangan.
kembali lagi soal kerumah tante Anna, sekarang aku lagi nungguin dia yang ngambil titipan nyokap ke kamar, gw di suruh nunggu di ruang tamunya, dan untung aja cucunya Yanti yang berumur 3 tahun yang sangat cerewt dan mau tahu itu sedang keluar sama mbanya jd aku enggak harus pura pura manis n menyukai dia, padahal di dalam hati rasanya mau menghajar dia ampe jera. gw heran entah mengapa semua orang bisa suka sama anak kecil, kata mereka anak kecil itu lucu, imut, menggemaskan, tapi bagi gw mereka adalah monster kecil yang siap menghancurkan apa saja dan kapan saja, mereka itu menakutkan. d an gw pernah mendengar seseorang berbicara ( ato gw baca, gw lupa hheheheheh) bahwa anak kecil itu lucu hanya 20 menit ( maksimal) bertahan, setelah itu mereka engga lucu lagi, dan melakukan banyak hal gila dan aneh dan itu bisa membuat gila siapa saja ( kecuali mba yang harus dengan sabar menghadapi mereka, dan another kata salut buat para mba mba/ suster suster di luar sana, u guys did a great job) asik dengan lamunanku sehingga ga menyadari kalo tante Anna dah berdiri di depanku sembari menyodorkan bungkusan kecil yang di masukin kedalam plasti kresek berwarna putih, setelah menerima itu aku langsung pamitan pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar